Rabu, 20 Maret 2013

JalanTikus.com : Download Gratis, Aman & Cepat

Daftar menjadi anggota gratis tidak pake bayar. Hanya mengisi beberapa data - data tentang identitas kamu seperti nama, username, email, dan password maka kamu bisa langsung login tanpa ada hal yang menyulitkan. Kamu juga bisa bergabung secara otomatis di forum dan berkenalan dengan pengguna situs ini yang telah disediakan mereka. Asik bukan ? klik disini untuk gabung di forum. jalantikus.com : Download Gratis, Aman dan Cepat.

Pokoknya situs ini memberikan kepuasan kepada para blogger yang punya hobby gratisan, coba saja surfing langsung kesana. Selain memberikan berbagai informasi seputar dunia internet dan komputer juga download software, download game pokoknya semua free download deh. Memberikan berbagai rekomendasi game yang layak kamu mainkan, mulai rekomendasi software, game, gadget sampai aplikasi terbaru yang harus kamu miliki.

untuk lebih lengkap informasi dapat kamu kunungi link :

Sabtu, 12 Juni 2010

Pengalaman mengikuti pembelajaran Micro Teaching di FKIP UMSU


saya adalah mahasiswa FKIP UMSU jurusan Matematika, saat ini saya semester 6. di semester 6 ada mata kuliah wajib yaitu PPL 1 atau micro teaching. Micro teaching adalah suatu tindakan atau kegiatan latihan belajar-mengajar. Tujuannya adalah membekali calon guru sebelum sungguh-sungguh terjun ke sekolah tempat latihan praktek kependidikan untuk praktek mengajar.
saat melaksanakan kegiatan micro teching di kelas, saya terpilih menjadi peserta pertama yang tampil,huh.............. membingungkan sekali, karena belum ada contoh yang bisa saya lihat. jadi saya banyak bertanya kepada dosen dan senior yang sudah berpengalaman dengan micro teaching. sebelum harinya tiba saya mempersiapkan diri dengan mempelajari materi yang akan saya ajarkan pada saat micro teaching, agar saya menguasai materi tersebut. saat itu saya memilih materi yang cukup mudah saya pahami, yaitu materi Integral, kemudian saya juga mempersiapkan bahan ajar saya berupa media ajar dari karton. saat saya tampil menggunakan baju selayaknya seorang guru, cantik juga rupanya saya kalau memakai baju guru, hehehe................
singkat cerita, akhirnya micro teching ku selesai dengan baik.

Penggunaan Mikro Teaching


Untuk mempersiapkan diri menjadi guru berkualitas dibutuhkan paling
sedikit 10 kompetensi profesional yang kemudian dapat dirangkum
menjadi dua kompetensi utama yaitu penguasaan bahan pelajaran
dan dapat mengajarkan bahan tersebut secara jelas dan menarik.
Untuk membantu menerapkan kompetensi profesional itu di kelas, penulis
mengusulkan penggunaan pendekatan micro teaching
Kualitas guru sampai saat ini tetap menjadi persoalan yang penting (crucial ).
Menjadi persoalan yang crucial oleh karena pada kenyataannya keberadaan
guru di berbagai jenjang, dari Taman Kanak-kanak sampai Sekolah Menengah
Atas oleh sebagian kalangan dinilai jauh dari performa yang distandarkan.
Seorang Yohanes Surya (pembina Tim Olimpiade Fisika Indonesia atau TOFI
yang juga Guru Besar Universitas Pelita Harapan) pun melihatnya begitu.
Demikian juga dengan pendapat Dodi Nandika (Kepala Balitbang Depdiknas),Melalui artikel ini penulis ingin menyampaikan gagasan-gagasan yang
mungkin dapat berguna untuk meningkatkan kualitas guru di lingkup BPK
PENABUR. Seperti judul artikel, “Menyiapkan Guru Yang Berkualitas
dengan Pendekatan Micro Teaching”, maka pembahasannya difokuskan
pada beberapa pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana mempersiapkan diri
menjadi guru? Bagaimana kriteria guru yang berkualitas? Bagaimana konsepsi
micro teaching? Prasyarat apa yang dibutuhkan untuk melaksanakan micro
teaching? Bagaimana aplikasi micro teaching? Adakah manfaat micro teaching
secara lebih luas? Seperti apa contoh rencana pelajaran micro teaching?Penerapan micro teaching tidak hanya terbatas pada tujuan mencari calon
guru yang dapat mengajar dengan baik dan upaya mendorong (encourage)
terhadap guru-guru untuk selalu meningkatkan performance-nya. Tetapi masih
dapat digunakan dengan tujuan-tujuan lain.
Pendekatan micro teaching dapat dimanfaatkan untuk mencari seorang
guru menjadi model dalam mengajar. Guru yang dijadikan model memang
sudah diakui keandalannya dalam mengajar. Namun demikian tidak harus
semua bidang studi ada seorang model guru. Tentukan bidang studi yang
dianggap harus ada guru model. Pendekatan ini juga dapat digunakan untuk
mengajar tanpa kehadiran guru. Misalnya guru mengajar bidang studi x dengan
pokok bahasan y, proses mengajarnya direkam. Jika suatu saat guru itu
berhalangan, guru pengganti atau guru piket dapat memutar ulang rekaman
itu. Siswa tinggal melihat dan mendengarkan. Materi pengajaran yang
disampaikan dengan metode eksperimen, demonstrasi atau ceramah sangat
cocok.
Masih banyak manfaat lain dari kehadiran micro teaching, tergantung
daya kreatif dari orang-orang atau unit yang mendapat tugas untuk
mengelolanya.

Pengertian dan Tujuan Mikro Teaching



Pengertian Micro Teaching

Micro teaching adalah suatu tindakan atau kegiatan latihan belajar-mengajar dalam situasi laboratoris (Sardirman, Interaksi Motivasi Belajar Mengajar).

Ciri-ciri pokok Micro Teaching :
1. Jumlah subyek belajar sedikit sekitar 5-10 orang
2. Waktu mengajar terbatas sekitar 10 menit
3. Komponen mengajar yang dikembangkan terbatas
4. Sekadar real teaching

Maksud dan tujuan micro teaching
Maksud yaitu meningkatkan performance yang menyangkut keterampilan dalam mengajar atau latihan mengelola interaksi belajar mengajar.
Tujuan adalah membekali calon guru sebelum sungguh-sungguh terjun ke sekolah tempat latihan praktek kependidikan untuk praktek mengajar (Sardiman, Interaksi Motivasi Belajar Mengajar ).